Kongres JRKI Sumut Berakhir

Medan (Suara Komunitas.net) Kongres I Jaringan Radio Komunitas Indonesia yang berlangsung sehari penuh Sabtu (17/12) di Aula Yayasan Bitra Jalan Bahagia Bypass Medan berhasil menetapkan Kepengurusan JRKI Sumut periode 2011-2015 dan Program Kerja. Terpilih sebagai Ketua Tohap P.Simamora, M. Hidayat sebagai Sekretaris dan Bendahara dipercayakan kepada Damiri. Sedangkan Penasehat ir.Soekirman, Wardy Spd dan Edi Ikhsan SH. MHum

Continue reading

Advertisements
Posted in Release | Tagged , | Leave a comment

Petisi Penyelamatan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG)

masyarakat lokal menjadi buruh kasar PT. Sorik Mas Maining

Kepada Yth:
Bapak Menteri Kehutanan Republik Indonesia
Gedung Manggala Wanabakti
Jl. Jendral Gatot Subroto , Senayan
Jakarta

Perihal: Petisi pada Menteri Kehutanan untuk menangguhkan eksekusi atas keputusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No 29 P/HUM/2004 tentang Permohonan Hak Uji Materil PT. Sorik Mas Mining atas Surat Keputusan Menteri Kehutanan No SK-126 MENHUT-II/2004 tanggal 29 April 2004 tentang Perubahan Fungsi dan Penunjukan Hutan Lindung, Hutan Produksi Terbatas, dan Hutan Produksi Tetap di Kabupaten Mandailing Natal, Propinsi Sumatera Utara seluas kurang lebih 108.000 hektar sebagai kawasan Pelestarian Alam dan Fungsi Taman Nasional dengan nama Taman Nasional Batang Gadis.
Continue reading

Posted in Release | Tagged | 4 Comments

Radio Komunitas untuk Transformasi Sosial bagi Masyarakat Pangkalan Susu

Desa Beras Basah, Kecamatan Pangkalan Susu merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Langkat yang terletak di daerah pantai. Desa ini merupakan pusat  kegiatan perdagangan dan perekonomian masyarakat di sekitar Pangkalan Susu.

Secara geografis wilayah ini merupakan dataran rendah dan membentang hingga ke arah pesisir timur. Daerah pangkalan susu ini berbatasan langsung dengan Pematang Jaya, Besitang, Pangkalan Siata dan Brandan Barat yang menuju ke arah teluk Aru, pulau Kampai dan pulau Sembilan.

Continue reading

Posted in Artikel | Tagged | Leave a comment

Radio Komunitas, Belajar dari Pengalaman

Secara umum radio komunitas (rakom) berakar dari pemikiran untuk pencerahan ruang komunitas, di mana kehidupan sosial politik dijalankan secara demokratis. Sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Penyiaran No. 32 tahun 2002, Rakom merupakan lembaga penyiaran yang berbentuk badan hukum Indonesia, didirikan oleh komunitas tertentu, bersifat independen, dan tidak komersial, dengan daya pancar rendah, luas jangkauan wilayah terbatas, serta untuk melayani kepentingan komunitasnya.

Rakom diselenggarakan tidak untuk mencari laba atau keuntungan atau tidak merupakan bagian perusahaan yang mencari keuntungan semata. Rakom bertujuan mendidik dan memajukan masyarakat dalam mencapai kesejahteraan, dengan melaksanakan program acara yang meliputi budaya, pendidikan, dan informasi yang menggambarkan identitas bangsa.

Continue reading

Posted in Artikel | Tagged | Leave a comment

Sejarah Jaringan Radio Komunitas Sumatera Utara

Sejarah pendirian Jaringan Radio Komunitas Sumatera Utara berawal dari Kongres Radio Komunitas Sumatera Utara di radio komunitas Suara Akar Rumput (SAR FM) Desa Sei Sijenggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai pada Sabtu, 16 Juni 1007.  Para pegiat Rakom ini berasal 12 Rakom dengan tujuan  untuk melakukan pembentukan jaringan radio komunitas wilayah Sumatera Utara. Pertemuan para pegiat Rakom yang diberi label “Kongres Pembentukan Jaringan Radio Komunitas Sumatera Utara” disingkat dengan JARKOMSU merupakan lanjutan dari beberapa kali pertemuan yang dilaksanakan sebelumnya.

Gagasan untuk mendirikan JARKOMSU sebenarnya sudah terwacana pada tahun 2004, namun ketika itu jumlah Rakom yang sudah ada “on air” belum banyak, pada tahun 2005, KPID-SU bekerjasama dengan combine – ARRNET menggelar workshop membangun Rakom di Sumatera Utara, ketika itu sudah tercatat 6 Rakom yang berdiri.

Continue reading

Posted in Artikel | Tagged | Leave a comment

Workshop PNPM di Medan

COMBINE Resource Institution (CRI) Yogyakarta menggelar lokakarya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri di Garuda Plaza Hotel Medan, Senin (14/9). Lokakarya ini merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan Program Akuntabilitas dan Transparansi PNPM Mandiri yang melibatkan Radio Komunitas di enam Provinsi di Indonesia yakni Sumatera Utara, Nanggro Aceh Darussalam, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

Lokakarya yang berlangsung di Medan menghadirkan narasumber Ketua Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (Bapemmas dan Pemdes) Provinsi Sumatera Utara, Rusli Abdullah selaku Satuan Kerja PNPM Perdesaan dan Surya Dharma sebagai Koordinator Provinsi program tersebut.

Continue reading

Posted in Berita | Tagged , | Leave a comment

Pidato Tan Malaka di Kongres Komintern IV

Sodara! Setelah mendengar  pidato-pidato Jenderal Zinoviev, Jenderal Radek dan sodara-sodara eropa lainnya, serta berkenaan dengan kepentingan, untuk kita di timur juga, mengenai perlunya front bersatu, saya pikir saya harus angkat bicara, atas nama Partai Komunis Jawa, for jutaan rakyat tertindas di Timur (Hindia Timur).

Saya harus mengajukan beberapa pertanyaan kepada kedua jenderal tersebut. Mungkin Jenderal Zinoviev tidak memikirkan tentang sebuah front bersatu di Jawa; mungkin front bersatu kita adalah sesuatu yang bebeda. Tapi keputusan dari Kongres Komunis Internasional kedua secara praktis berarti bahwa kita harus membentuk sebuah front bersatu dengan nasionalisme revolusioner.  Seperti yang kita harus ketahui , bahwa membentuk sebuah front bersatu juga perlu bagi Negara kita, front bersatu kita tidak bisa berdampingan dengan para Demokrat Sosial tapi harus bersama para nasionalis revolusioner. Namun, taktik yang digunakan oleh para nasionalis seringkali berbeda dengan cara kita; sebagai contoh, pemboikotan dan perjuangan pembebasan kaum Muslim, Pan-Islamisme. Dua hal inilah yang secara khusus saya pertimbangkan, sehingga saya bertanya begini. Pertama, apakah kita akan mendukung gerakan boykot atau tidak? Kedua, apakah kita akan mendukung Pan-Islamisme, ya atau tidak? Bila ya, seberapa jauh kita akan terlibat?

Continue reading

Posted in Tan Malaka | Tagged | Leave a comment